Saturday, April 6, 2019

Milenial Bukan Soal Gaya-gayaan Doang

Dari judulnya udah kelihatan ya kali ini kita akan bahas apa. Sebenernya sih agak nggak PD untuk angkat topik ini, tapi rasanya gatel juga pengen nulis tentang ini di blog.

Jadi belakangan ini aku cukup sering nyari tau tentang prilaku dan tren gaya hidup orang-orang di masa sekarang, ya sebut aja kalangan milenial ya. Tapi yang akan aku bahas di sini bukan tentang sisi buruknya. Karena aku yakin dari kita sendiri udah tau tentang itu. Jadi mungkin itu bisa kita bahas di forum lain. Sekarang kita chill aja dengan hal-hal positif yang akan banyak kita obrolin di sini. Oke. 


Pertama, sadar nggak sih kalau prilaku orang di masa serba media sosial ini mulai bergeser ke arah yang lebih kreatif? (inget ya, kita bahas yang positif-positif aja). Kreatif gimana nih maksudnya? Jadi bisa dibilang, sekarang hampir tiap individu tuh udah paham tentang arus lingkungan dan pergaulan yang mereka tempati. Kemudian mendorongnya untuk melakukan self development supaya bisa bertahan dan ikut maju dengan keadaan yang ada. Contohnya (biar gak bingung), ada orang yang buka usaha dengan melakukan kolaborasi dengan teman-teman yang interestnya sama kayak dia, apalagi ada media sosial yang berperan sebagai lapaknya. Urusan jadi terasa mudah.

Saturday, January 12, 2019

DIY - Membuat Pin dari Kain Goni

Oke, postingan pertama di tahun 2019 ini kita mulai dengan postingan DIY.

Ternyata kreatif itu nggak harus ngeluarin banyak modal. Ya mungkin itu juga sebabnya disebut kreatif, biar kere tapi aktif haha. 

Berawal dari jalan-jalan ke pameran bareng temen, terus gak sengaja ngeliat benang kasur warna warni jadinya gemes dan pengen beli. Akhirnya beli lah yang warna hitam [apakah hitam termasuk warna gemes?:(] dan saat itu belum tau mau bikin apa. Tapi kemudian setelah diliat-liat lagi bahan craft apa aja yang tersisa, akhirnya memutuskan untuk membuat pin. 



Mulai dari alat, bahan, sampai cara membuat, semuanya bisa dibilang sederhana. Untuk lebih jelasnya, akan di jelaskan di bawah ini:

Monday, December 10, 2018

Cerita Singkat di Kota Singa


Orang yang mencintai perjalanan cenderung lebih bisa menikmati setiap waktu dan tempat yang dilewatinya menjadi sesuatu yang menyenangkan, setuju? Seperti perjalanan kali ini, yang sebenarnya belum bisa dikatakan 'perjalanan jauh' oleh mereka yang terbiasa melancong dari satu negara ke negara lain, tapi untuk aku yang belum begitu banyak pengalamannya, negara ini cukup enjoyable meskipun kita cuma punya sedikit waktu untuk jalan-jalan di sana. Singapore, a small country with a lot of incredible things inside.



Tuesday, November 13, 2018

November Bullet Journal Setup

Sudah masuk pertengahan November, tapi baru bikin bujo (bullet journal) setup sekarang. Maaf untuk keterlambatan ini ya hehe. "Elfahaha sibuk ya?" Nggak kok. Urusan kuliah dan kerjaan masih bisa dibilang biasa aja, nggak hectic-hectic banget. Cuma ada beberapa rutinitas baru yang sepertinya cukup berpengaruh ke menyempitnya waktu luang, nggak ada cara lain untuk menikmatinya selain dari menjalaninya dengan senang hati. Yay!

Aku penasaran, apakah di antara kalian ada yang suka bikin monthly plan juga? Atau bahkan ada yang belum pernah bikin sama sekali? Menurutku ini bermanfaat lho, supaya kita tahu target apa saja yang ingin kita capai, hal-hal penting apa yang akan kita lakukan pada bulan tersebut, dsb. Perencanaan seperti ini melatih kita untuk jadi orang yang sistematis dan terarah, karena merasa punya tujuan untuk dicapai dan diselesaikan.


Banyak notebook-notebook yang biasanya di dalamnya sudah disediakan monthly planner. Tapi untuk aku pribadi monthly planner yang sudah disediakan seperti itu justru membosankan dan males buat ngisi. Jadi akhirnya aku bikin sendiri, biar kyut :3

Saturday, November 3, 2018

Rancang Rencana

Mungkin di sini bukan hanya aku yang punya pertanyaan "Akan kemana setelah ini?". Masa-masa quarter life crisis memang cukup membingungkan, apalagi untuk seorang perempuan menurutku. Bukan hanya tentang urusan setelah lulus (kuliah) mau kemana, tapi juga tentang setelah berkeluarga nanti mau bagaimana (jadi wanita karir atau jadi ibu rumah tangga). Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, mungkin ada hal diluar rencana menghampiri sebelum kita lulus, entah itu jodoh yang datang tak terduga atau bahkan ajal yang menjemput tiba-tiba. Wallahu alaam. 

Mungkin terdengar cliché, tapi menurutku ini normal untuk seorang overthinker.

Banyak persimpangan jalan yang harus dilalui dan kita sering kali terdistraksi oleh hal-hal kecil, oleh sudut pandang orang lain, dan hal lainnya yang bikin pusing kalau disebutkan satu persatu.

Merancang rencana bukan berarti tidak menerima takdir Tuhan bukan? Dan menerima takdir Tuhan bukan berarti kita tidak berusaha memperbaiki kehidupan, kan?