Kamis, 11 Januari 2018

Bicara Soal Body Shaming

"Kamu makin kurus sih. Makan yang banyak coba"
"Kecil mulu badannya, gemukin dikit dong biar cakep"
"Kok sekarang iteman sih"
"Kok gendut ya sekarang"
"Kusem banget tu muka"
etc.

Kalimat-kalimat di atas adalah yang sering aku denger dari orang-orang yang ada di sekitar, semenjak kecil sampai sekarang udah kuliah. Entah itu yang langsung ditujukan ke aku pribadi, ataupun yang ditujukan kepada orang lain yang nggak sengaja aku denger/lihat di lingkungan sekitar.

Miris.

Ternyata kebiasaan melakukan scanning terhadap fisik seseorang itu susah dihilangkan ya. Terutama sama kekurangan seseorang. Apalagi kalau kita udah lama gak ketemu sama orang itu dan kemudian waktu ketemu yang pertama dilontarkan adalah kalimat-kalimat di atas tadi. Entah itu niatnya becanda, basa basi, atau apapun tetep aja menurutku itu tidak bisa dibenarkan dan tidak boleh dibiarkan.

Ada beberapa orang yang emang udah bakatnya kurus dari kecil meskipun makan banyak tetep aja kurus, ada. Ada juga orang yang udah bakatnya gemuk dari kecil meskipun udah nyoba macem-macem diet tapi tetep aja gemuk, ada. Mereka seperti itu juga bukan karena keinginan mereka dan bukan berarti mereka gak berusaha untuk memiliki tubuh yang ideal.

Lantas inilah yang membuat aku berpikir kalau standar yang ada di masyarakat saat ini adalah "seseorang terlihat baik kalau udah sama seperti apa yang ada di benaknya (si org yang menilai)". Sedangkan standar dan pandangan setiap orang itu berbeda-beda, jadi kita musti ngikutin yang mana kalau gitu?? Stop it guys, jangan sampai hal ini menjadi penyebab insecurities yang akhirnya membuat kita jadi ungrateful terhadap pemberian Allah. Apalagi kalau hanya untuk mendapat pujian dari manusia.