Bicara Soal Body Shaming

"Kamu makin kurus sih. Makan yang banyak coba"
"Kecil mulu badannya, gemukin dikit dong biar cakep"
"Kok sekarang iteman sih"
"Kok gendut ya sekarang"
"Kusem banget tu muka"
etc.

Kalimat-kalimat di atas adalah yang sering aku denger dari orang-orang yang ada di sekitar, semenjak kecil sampai sekarang udah kuliah. Entah itu yang langsung ditujukan ke aku pribadi, ataupun yang ditujukan kepada orang lain yang nggak sengaja aku denger/lihat di lingkungan sekitar.

Miris.

Ternyata kebiasaan melakukan scanning terhadap fisik seseorang itu susah dihilangkan ya. Terutama sama kekurangan seseorang. Apalagi kalau kita udah lama gak ketemu sama orang itu dan kemudian waktu ketemu yang pertama dilontarkan adalah kalimat-kalimat di atas tadi. Entah itu niatnya becanda, basa basi, atau apapun tetep aja menurutku itu tidak bisa dibenarkan dan tidak boleh dibiarkan.

Ada beberapa orang yang emang udah bakatnya kurus dari kecil meskipun makan banyak tetep aja kurus, ada. Ada juga orang yang udah bakatnya gemuk dari kecil meskipun udah nyoba macem-macem diet tapi tetep aja gemuk, ada. Mereka seperti itu juga bukan karena keinginan mereka dan bukan berarti mereka gak berusaha untuk memiliki tubuh yang ideal.

Lantas inilah yang membuat aku berpikir kalau standar yang ada di masyarakat saat ini adalah "seseorang terlihat baik kalau udah sama seperti apa yang ada di benaknya (si org yang menilai)". Sedangkan standar dan pandangan setiap orang itu berbeda-beda, jadi kita musti ngikutin yang mana kalau gitu?? Stop it guys, jangan sampai hal ini menjadi penyebab insecurities yang akhirnya membuat kita jadi ungrateful terhadap pemberian Allah. Apalagi kalau hanya untuk mendapat pujian dari manusia.

Kekebalan perasaan seseorang dalam menerima setiap lontaran kalimat-kalimat di atas itu jelas gak bisa kita sama ratakan. Mungkin ada yang nanggepinnya biasa aja, mungkin juga ada yang langsung dimasukkin ke hati. Belum lagi akibat-akibat yang akan timbul dikemudian hari bagi si orang yang lo komen fisiknya tadi. Bisa saja orang itu jadi kehilangan kepercayaan dirinya---yang kita nggak tahu seberapa besar dan seberapa lama dia menumbuhkan rasa PD di dalam dirinya itu. Tau lah rasanya insecure itu kayak apa. 

Semua kembali lagi ke diri kita masing-masing, di sini aku sendiri bicara berdasarkan pengalaman pribadi sih ya. Jadi setelah merasa kurang nyaman dengan keadan seperti di atas, sekarang malah jadi lebih berhati-hati dalam menanggapi sesuatu meskipun saat itu aku harus bicara sesuai fakta. Kadang contohnya seperti eku sering melontarkan kalimat terhadap diri sendiri dulu sebelum aku ucapin ke orang lain, pokoknya berusaha menempatkan diri di posisi orang tersebut. Semisal kalimatnya terlalu frontal dan dapat menyinggung perasaan, berarti gak harus ucapin meskipun aku tau orang tersebut gak baperan/gampang sakit hati. Ya meskipun sensitifitas perasaan setiap orang berbeda-beda, tapi setidaknya aku udah berusaha untuk tidak menyakiti hati orang lain. Mungkin ini sebabnya banyak temenku yang bilang kalau Elfa ini anaknya gak enakan atau gak tegaan banget. 

Balik lagi ke topik!

Berdasarkan artikel yang pernah kubaca, ada salah seorang perempuan yang sempat jadi korban body shaming yang akhirnya hal tersebut mendorong dia menjadi seorang CEO kosmetik terkenal di Amerika, namanya Jamie Kern Lima. Keren!


Ya. Bicara soal body shaming, sebagai salah satu orang yang sampai detik ini masih sering mengalami keadaan tidak mengenakkan ini aku berharap semoga society kita sedikit demi sedikit bisa berubah, ke yang lebih baik tentunya. Lebih peka dan menghargai apa yang ada. Nggak ada orang yang sempurna di dunia ini. Lagipula melakukan hal-hal tidak baik yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kepentingan kita itu sama sekali gak ada manfaatnya bukan?  

Untuk temen-temen yang pernah atau sedang merasakan hal yang satu ini, semoga tidak menjadi hilang rasa percaya dirinya. Selalu mencintai dan mensyukuri apa yang ada, karena semuanya dari Allah Sang Maha Pencipta. Mereka yang mengomentari fisik kita tidak lantas menjadikan mereka jadi manusia sempurna. Senyum ;) 

Dan semua ini gak akan ada habisnya selama sistem yang ada di society gak berubah. Sekarang kan aku kurus nih, nanti mungkin disaat badan mulai berisi atau gendutan bakal ada lagi yang bilang "Lhoo kok sekarang gendut???". Oh Man.


****

Kemudian ada temen yang nyeletuk "ya ampun gitu doang, baper amat. serius amat nanggepinnya".

Jeng jeeennggg

Komentar

  1. Iya nih, banyak yang bilang "ce makin item aja" "ce makin subur aja". Hahaha

    BalasHapus
  2. Iya sering banget. Udah lama gak ketemu pas ketemu lagi ada aja yang komentarin seperti itu. Wajar sih mungkin kalau diambil positiv nya mereka bilang begitu cuma buat basa-basi aja biar ada yang dibicarain walaupun dalam hati mereka enggak mementingkan body shaming yang dilontarin dari pembicaraannya itu. Maybe yess.. Kalo nething nya, ya mungkin mereka sibuk mengurusi body shaming dari si lawan bicaranya hahaha. Haduh kalo itu sih bikin males rasanya :3

    Perdana nih dateng kesini, salam kenal ya mba elfa. Mampir mampir balik ya mbaa! :D
    willynana.blogspot.com

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer