Senin, 17 September 2018

A Letter To Myself - New Chapter

Hai Elfa, apa kabar?
Bagaimana harinya? 

Dear Elfa, terimakasih sudah menjadi diri kamu yang sekarang, kamu tidak perlu lebih baik dari siapapun. Cukuplah kamu menjadi lebih baik dari kamu yang kemarin, El. Dan sudah saatnya sekarang untuk kamu lebih tegas lagi dalam menjadikan diri kamu lebih baik di masa yang akan datang.
Yang lalu biarlah berlalu, begitu kata orang. Tapi elfa, jangan biarkan hal yang baik berlalu begitu saja. Bawa hal baik itu ke masa yang sekarang dan selanjutnya. Sebagian memang harus kamu buang, tapi sebagian masih bisa kamu gunakan untuk bahan renungan.

Dear Elfa, terimakasih sudah sekuat ini menjalani hari-hari meski harus selalu berteman dengan sepi. Aku tahu ini pilihanmu sendiri untuk menjadi perempuan yang senang dengan sunyi. Aku tahu ini adalah ruang ternyaman kamu untuk bermuhasabah diri. Aku tahu kamu, Elfa.

Dear Elfa. Jangan lembek sama diri sendiri! 

Dear Elfa, permasalahan tidak akan berhenti begitu saja ketika kamu merasa sudah dewasa. Justru saat masa itu datang, permasalahan yang akan dihadapi mungkin akan lebih berat. Tapi tenang, kamu punya Allah. Serahkan semua padaNya dan tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik. 

Dear Elfa, jangan lupa bahagia. Mungkin akan kamu temui saat-saat menyedihkan, namun jangan biarkan diri kamu berlarut dalam suasana seperti itu terlalu lama. Kamu bisa menjadi seseorang yang ceria dengan berbagai alasan, kamu bisa menjadi seseorang yang mampu menebar kebaikan lewat keceriaan itu, maka tersenyumlah sekalipun hatimu lebam membiru. Tetap bersahaja dan anggun, namun tetap tegas. 

Dear Elfa, siapapun nanti yang akan menjadi teman hidupmu, jaga ia baik-baik. Selalu bisikkan ke dalam hatimu bahwa seseorang itu adalah seseorang yang dikirimkan olehNya untuk menuntun kamu ke jalan yang baik. Jangan kecewakan hati yang kelak akan memilih kamu sebagai penyempurna agamanya. Siapapun dan darimana pun ia, jika imannya baik, maka sambutlah ia dengan penyambutan yang terbaik. Semoga perbincangan yang satu ini tidak terlalu jauh.

Dear Elfa, ingat, ada orang tua yang selalu menunggu kabar dari kamu. Ingat pula tentang harapan-harapan mereka terhadap kamu, jangan kecewakan. Semua kepercayaan yang diberi orang tua kepadamu jangan sampai disalah gunakan.

Dear Elfa, semangat kuliahnya. Dan semangat untuk menata hidup yang akan datang. Maafkan dan cintailah dirimu sendiri.


Terimakasih sudah menjadi Elfa yang tenang untuk saat ini, terimakasih sudah melangkah sampai sejauh ini. Meskipun masih panjang perjalanan, tapi aku percaya bahwa kamu bisa melaluinya dengan baik dan penuh keyakinan. Semangat terus dalam memperbaiki dan memantaskan diri, karena mungkin diluar sana ada yang tidak sadar sedang mencari atau sedang menujumu, maka bersabarlah dalam ketaatan kepadaNya. Berdoa yang terbaik, agar bahagia dunia dan akhirat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar