Monday, July 15, 2019

Menjadi Pribadi Yang Menyenangkan


 Menyenangkan, satu kata yang memiliki makna mendekati rasa bahagia dan suka cita. Meskipun di setiap kepala akan muncul banyak pendapat dan standar masing-masing, ya tergantung spektrum kepekaan orang tersebut terhadap perasaannya sendiri. 

Selain bicara soal perasaan sendiri, hal yang 'menyenangkan' seringkali dikaitkan dengan keadaan suatu lingkungan. Ini sudah jelas, pastinya. Tapi bagaimana jika lingkungan tersebut adalah jiwa kita sendiri? Iya, jiwa yang menyenangkan, pribadi yang menyenangkan, or whatever you named it.

Bagaimana sih jiwa yang menyenangkan itu?


1. Memiliki Wawasan Yang Luas
Luasnya pengetahuan tentang berbagai hal menjadikan seseorang mampu memposisikan dirinya dalam berbagai forum dan topik perbincangan. Bukankah kita senang jika berbicara dengan orang yang serba tahu? "Diajak ngomongin apa aja nyambung!". So, coba perbanyak baca buku dari sekarang.

2. Mengerti Perasaan Orang Lain
Berempati dan tidak egois. Selain pikiran yang luas, kita juga perlu memiliki hati yang luwes alias tidak keras. Adanya kepekaan terhadap perasaan orang lain membuat kita menjadi lebih dihargai. "Kalau ngomong sama dia tuh bawaannya adem ya. Aku senang" 

3. Positive Thinking
Seseorang yang selalu menjaga pikiran baiknya dia akan dengan mudah menularkan energi baik kepada orang di sekelilingnya. Bahkan tanpa ia rencanakan pun, orang akan bisa merasakan aura itu. Memandang sesuatu tidak hanya dari satu sisi dan tidak lekas marah atau emosi ketika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan harapannya. Tidak diambil pusing dan mampu menyelesaikan masalahnya tanpa banyak tekanan.

4. Menghargai Keputusan dan Prinsip Orang Lain
Bijaksana dan bisa menerima setiap perbedaan tanpa menghakimi prinsip orang lain itu penting. Bagaimana kita akan diterima jika kita sendiri keras dan selalu menentang perbedaan? Seorang teman pernah bilang, bahwa sesuatu yang tidak sama itu masih bisa di atasi dengan cara berdiskusi. 

5. Fleksibel
Setiap orang memang memiliki karakter dan sifatnya masing-masing. Tapi akan lebih bagus lagi kalau kita bisa mengontrol sikap. Mungkin di tempat A kita dikenal sebagai orang yang cerewet dan itu tidak masalah, tapi ketika di tempat B kadang kita harus bisa mengontrol sikap untuk bisa lebih kalem sedikit. Selain itu, tahu bagaimana cara berkomunikasi dengan teman sebaya, orang tua, atau orang yang lebih muda dari kita. Pokoknya supel deh.

6. Selera Humor Yang Baik
Terbiasa dengan hal yang serius, tapi tidak menutup diri dari hal yang bersifat candaan. Dan setiap obrolan tidak jadi membosankan karena ia tahu bagaimana memberi bumbu agar topik tidak terasa hambar, ya salah satunya dengan jokes yang tidak recehan. Intinya, tidak terlalu banyak serius, juga tidak terlalu banyak bercanda. 


7. Pendengar Yang Baik
Banyak orang yang merasa kebingungan ketika ingin bercerita tetapi tidak tahu siapa orang yang tepat untuk mendengarkan ceritanya. Ketika orang tersebut datang pada kita, sambutlah dengan terbuka. Jangan dulu memberi saran jika tidak diminta, cukup dengarkan terlebih dahulu hingga ia merasa lega barulah perlahan beri masukan jika itu perlu.

Satu hal yang perlu digaris bawahi, bahwa yang menyenangkan itu apa adanya tidak mengada-ada. 


Selamat menjadi menyenangkan, untuk diri sendiri maupun orang di sekitarmu!<3

No comments:

Post a Comment